Kita Butuh Pemimpin yang Ideal

Keberhasilan seseorang menjadi orang nomor satu di sebuah komunitas tertentu, sebenarnya disebabkan pribadinya sebagai diri yang tangguh menghadapi konspirasi politik di sekelilingnya. Ketangguhan pribadi, memang bukan faktor tunggal seseorang memiliki kekuasaan, hanya saja kesadaran kolektif kita (orang Indonesia) seringkali menyepakati bahwa orang layak punya kuasa mestinya ia pribadi yang tangguh.

Bagi yang menyepakati hal di atas, berarti melihat seseorang menjadi pemimpin bukan disebabkan keberuntungan belaka (ketiban pulung), melainkan memang pribadinya yang pantas sehingga selaras dengan hukum sebab akibat berpihak kepadanya.Tentu karena berhubungan dengan perannya dalam sebuah komunitas. Dan peran itulah yang menjadi sebab dan mempengaruhi lingkungan masyarakatnya, hingga ia terpilih sebagai pemimpin.

Namun, proses-proses menjadi pemimpin tidak mesti menentukan keberhasilan dalam memimpin. Kesuksesan memimpin merupakan hal lain, yang tidak lepas dari beberapa ciri yang harus dimilikinya, antara lain:

  • Berpengalaman
  • Keberanian
  • Berinisiatif
  • Berketegasan
  • Bijaksana
  • Adil
  • Taat
  • Berpembawaan yang baik
  • Memiliki keuletan
  • Memiliki semangat besar
  • Tidak mementingkan diri sendiri Ikhlas
  • Mampu dan bersedia melakukan tanggung-jawab sepenuhnya
  • Bisa menjalin kerjasama yang baik
  • Bisa menguasai persoalan secara terperinci
  • Menaruh simpati dan pengertian yang dalam

Beberapa ciri ini, merupakan idealitas kepemimpinan. Walaupun, pada kenyataannya banyak pemimpin yang masih jauh sendok dengan piringnya. Masih banyak pemimpin yang masih belum benar-benar menjadi pemimpin. Namun, demikianlah adanya, apakah kita harus bersikap pasrah saja? Atau diam seribu bahasa hingga momentum pemilihan pimpinan silih berganti? Atau kita perlu melahirkan seseorang yang ideal sebagai pemimpin? Atau kita tetap mendukung yang lama, dan mendorongnya agar mempunyai ciri-ciri ideal sebagai pemimpin?

 Sebenarnya, sebagai manusia merdeka, kalau menganggap kepemimpinan urusan yang krusial. Maka kita perlu menakar setiap pemimpin dalam satu periode kepemimpinannya, karena berhubungan dengan manfaat dan mudharat untuk keberlangsungan hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Jika, pada kenyataannya pemimpin keberadaanya sudah tidak menjadi “khoirunnas anfauhum linnas” dan “khadamul ummah”, Kenapa tak berpikir melahirkan pemimpin baru?

Berpijak pada prinsip khairunnas dan khadamul ummah bagi pemimpin sangat penting, karena akan menjadi kontrol diri atas segala kebijakan yang akan dibuat. Untuk meneguhkan kontrol diri, maka pemimpin harus kuat pribadinya.

Kuat pribadinya diartikan pemimpin harus istiqamah/ajeg, dan tidak gampang tergoda dengan kemelekatan material. Ia harus berpikir bagaimana mengabdi kepada rakyat melalui peran yang disandangnya. Menjadi diri yang kuat pribadinya merupakan syarat mutlak sebagai pemimpin sehingga dapat mengedepankan kebaikan rakyat dalam setiap keputusan politiknya. Yang demikian inilah, pemimpin yang sudah selesai dengan dirinya.

Dalam sebuah hadits disebutkan “kullukum raa’in wakullukum mas’ulun” (Setiap seorang adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan ditanya tentang yang dipimpinnya). Hadits ini, perlu disandingkan dengan ungkapan “ibda’ binafsika” (mulailah dengan dirimu sendiri). Jika diri sudah bisa istiqmah/ajeg, itu berarti sudah mempunyai modal menjadi pemimpin bagi orang lain. Selanjutnya tinggal menjaga hubungan dengan sesama.

Bertitik tolak dari penjelasan di atas, jika dipahami lebih mendalam, menjadi pemimpin bukan tujuan utama, tapi hanyalah salah satu jalan untuk menjalankan perintah Allah SWT dengan menjadi khalifah fil ardh. Menjadi pemimpin, berarti ia telah berani mengambil posisi sebagai khalifah dalam mengemban amanah Allah SWT di muka bumi. Untuk itu bagi semua pemimpin, selamat menjalankan amanah yang diembankan pada pundak kalian dengan baik dan penuh tanggung jawab. Amin….

Penulis: Muniri Faqod, S.HI, M.HI

Tim Redaksi
Tim Redaksi
Pegiat Literasi Bangkalan Madura

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer Minggu ini